Be Part of LPDP Awardee, Ready?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Hello guys, welcome to my blog πŸ™‚ Here, I’m back to give a special scholarship information, tentunya masih ada hubungannya dengan post sebelumnya dong. Now, saya kasih judul ‘be part of LPDP awardee‘, why? karena sesi ini sesi detilnya persyaratan umum hingga proses seleksi LPDP. OK let’s start!

Setelah membahas mengenai seluk – beluk persyaratan umum yang harus teman – teman persiapkan sejak dini, disini saya akan sedikit mengulas mengenaiΒ  bagaimana proses seleksi serta syarat wajib untuk mengikuti seleksi beasiswa LPDP. Proses seleksi LPDP dilakukan secara bertahap dengan sistem tidak lolos (note: bukan gugur yaa) jika tidak memenuhi syarat di masing – masing tahap.

Hasil gambar untuk proses seleksi lpdp
scholarsofficial.com

Perlu diketahui teman – teman, LPDP ini sistemnya bukan persaingan dimana kalian bisa saja gugur dan tersisihkan oleh teman yang lain yaa. Akan tetapi lebih ke siapa yang berhak dan memenuhi syarat untuk mendapatkan LPDP. Jadi, jika teman – teman sudah yakin bahwa teman – teman berhak menjadi salah satu awardee dan teman – teman mengikuti serangkaian proses seleksi dengan lancar, inshaaallah teman – teman akan menjadi awardee.

But, sebelum kita masuk ke proses seleksi, saya akan jelaskan terlebih dahulu persyaratan wajibnya ya teman – teman. That’s right, yang namanya persyaratan wajib kalau satu tidak memenuhi pasti auto ke delete. Jadi penting banget dan kudu di perhatikan baik – baik nih.

OK, mari kita bahas persyaratan wajibnya. Pertama, LPDP menyediakan surat pernyataan kesanggupan calon pendaftar yang formatnya bisa di download pada aplikasi pendaftaran bagian unggah dokumen. Pada surat pernyataan itu, calon pendaftar diminta untuk tandatangan diatas materai 6000.

Untuk batas usia calon pendaftar memenuhi batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran dengan ketentuan pendaftar jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 35 tahun atau pendaftar jenjang pendidikan doktoral berusia paling tinggi 40 tahun.

Hasil gambar untuk lpdp
atmago.com

Mengenai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang telah disinggung di tulisan sebelumnya, akan saya bahas disini ya teman. Pendaftar LPDP jenjang pendidikan Magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurang – kurangnya 3.00 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir. Nah bagi pendaftar afirmasi, IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurang – kurangnya 3.50 pada skala 4 atau yang setara. Kemudian untuk program doktoral wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurang – kurangnya 3.25 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir. Oh iya, untuk pendaftar janjang doktoral perlu memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam list LPDP yaa.

Masih terkait dengan IPK, khusus untuk pendaftar jenjang doktoral lulusan program magister yang hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK (master by research), wajib melampirkan ijazah, hasil penelitian serta transkrip nilai (jika memang ada) dan kemudian pada aplikasi pendaftaran mengisi nilai batas minimal yakni 3.25.

Lantas, bagaimana jika lulusan luar negeri? Untuk teman – teman yang lulusan luar negeri, nilai IPK bisa dikonversi melalui tautan www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversinya bisa langsung di upload atau dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.

Hasil gambar untuk gpa calculator
gpacalculator.net

Nah, diatas adalah sedijit penjelasan mengenai IPK. Selanjutnya saya akan move ke kemampuan bahasa ya teman – teman. Untuk kemampuan bahasa ini, LPDP mengharuskan para calon pendaftar memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa inggris yang masih berlaku (biasanya sertifikat kemampuan bahasa selama 2 tahun masa berlakunya) yang diterbitkan oleh ETS atau IELTS (note: teman – teman bisa check di www.ets.org atau www.ielts.org) atau jika ketentuannya menggunakan bahsa arab yakni TOAFL.

Adapun ketentuan – ketentuan untuk pndaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa inggris TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6.0, TOEIC 630 atau TOAFL 500 bagi program studi atau perguruan tinggi islam yang mengsyaratakan TOAFL sebagai syarat untuk pendaftaran. Selanjutnya untuk program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa inggris TOEFL iBT 80, IELTS 6.5, TOEIC 800 atau TOAFL 550 bagi program studi atau perguruan tinggi islam yang mensyaratakan TOAFL untuk syarat masuk.

Berbeda dengan program magister, untuk program doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa inggris TOEFL iTP 530, TOEFL iBT 70, IELTS 6.0, TOEIC 700 atau TOAFL 530. Sedangkan untuk program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa inggris TOEFL iBT 94, IELTS 7.0, TOEIC 850 atau TOAFL 550. Bagi teman – teman yang ingin melakukan tes TOEFL ITP, pastikan lembaga penyelenggara tesnya adalah lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia ya, karena LPDP tidak mau menerima sertifikat yang bukan dari lembaga resmi (minimal ada lambang ETS nya di sertifikat).

Hasil gambar untuk toefl
miti.or.id

Next, kita move ke proses seleksi LPDP ya teman – teman. Generally, proses seleksi LPDP terbagi menjadi 3 proses secara keseluruhan, yakni seleksi administrasi, seleksi berbasis komputer (SBK) dan yang terakhir seleksi wawancara atau seleksi substansi. Sebelum saya masuk ke pengalaman proses seleksi yang saya lalui, akan saya berikana gambaran secara singkatnya dulu yaa.

Pada proses seleksi administrasi, seleksi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen para calon pendaftar (ingat, kalau belum submit berarti teman – teman masih dalam status calon pendaftar belum sebagai pendaftar yaa) serta kelengkapan persyaratan lainnya seperti umur, akademik dan lain – lain.

Pada proses seleksi administrasi, pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan oleh tim penyeleksi administrasi. Tim administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan serta kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan. Pendaftar yang dokumen – dokumennya tidak memenuhi persyaratan maka dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi. Dan bagi pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan maka akan dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Hasil gambar untuk seleksi administrasi lpdp
notaveragegirl.com

Bagi pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta SBK. Tetapi, khusus untuk pendaftar LPDP jenjang doktoral yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta wawancara (tidak perlu melalui seleksi berbasis komputer). Ubtuk informasi lulus dan tidak lulus akan disampaikan melalui akun pendaftaran online masing – masing pendaftar. Bagi pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

Perlu teman – teman ingat bahwa SBK hanya ada khsuus untuk program magister. SBK ini diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta SBK.  Untuk materinya, bisa di note dari sekarang nih atau bisa dipelajari terlebih dahulu juga lebih baik, yakni ada 3 materi umum, Tes Potensi Akademik atau Tes Intelejensi Umum, Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian dan on the spot essay writing (note: untuk materi dan tips triknya akan saya kupas di tulisan berikutnya ya, keep wait and stay tune until last page!)

Then, pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada SBK berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademikk. Bagi peserta yang dinyatakan lulus SBK ditetapkan sebagai peserta wawancara. Nah, bagi peserta yang belum diberi kesempatan lulus pada tahap ini dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

Hasil gambar untuk tes SBK LPDP
lpdp.kemenkeu.go.id

OK next, we move to last selction. Wawancara. Pada tahap wawancara ini, biasanya sebelum peserta melakukan tahap wawancara, akan ada verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta. Oh ya, pada tahap wawancara sebenarnya ada 3 tahap berkala (tidak harus urut, sesuai dengan jadwal yang tertera di akun masing – masing ya), tahapnya ada tahap verifikasi, tahap wawancara 1 dan ada wawancara 2 (untuk lebih rincinya, akan saya bahas pada sesi wawancara di tulisan berikutnya ya). Nah, apabila dokumen yang diserahkan tidak sesuai dengan persyaratan LPDP atau terdapat unsur pemalsuan, maka peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara alias gugur di tahap wawancara.

Dalam proses seleksi wawancara memang harus hati – hati, jangan sampai ada satu atau 2 dokumen yang tertinggal karena sistem LPDP β€˜tidak mau tahu kondisimu’, so tetap check and recheck sebelum berkasnya dibawa ya, apakah sudah lengkap atau belum. Dan lagi, apabila terdapat unsur pemalsuan data atau dokumen maka peserta tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP, alias namanya sudah ke-backlist.

Pada akun setiap peserta sudah tertera lokasi wawancara yang dipilih pada saat pendaftaran, sehingga teman – teman pada awal pendafataran pastikan lokasi terdekat teman – teman di kota mana supaya aksesnya lebih mudah dan tidak memakan waktu lama. Selanjutnya wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP. Bagi peserta yang belum diberik kesempatan lulus pada seleksi wawancara maaka tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

OK deh, diatas merupakan sekelumit hal yang harus teman – teman persiapkan sebelum mendaftar. Nah, bagi teman – teman yang sudah siap mendaftar, maka tunggulah di bulan dimana LPDP dibuka kembali dan silakan membuat akun pendaftaran melalui www.beasiswalpdp.kemenkeu.go.id dan pendafatarannya dilakukan secara online, jadi teman – teman bisa akses kapanpun dan dimanaun teman – teman berada. Jika teman – teman sudah membuat akun pendaftaran, maka teman – teman akan diminta untuk mengisi biodata atau mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah semua dokumen kelengkapannya pada laman resmi LPDP diatas.

Oh ya, akan saya jelaskan sedikit mengenai dokumen terkait studi ke depan yang harus teman – tema buat yaa. Untuk program magister yakni wajib membuat proposal studi dan rencana studi, sedangkan untuk program doktoral teman – teman wajib membuat proposal studi dan proposal penelitian.

Secara garis besarnya, untuk proposal studi biasanya meliputi justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional. Sedangkan untuk rencana studi biasanya meliputi deskripsi rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, deskripsi topik yang akan diambil untuk penulisan tesis, deskripsi aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi ke depannya serta melampirkan silabus perkuliahan. Oh iya, buat aktifitas luar yang membutuhkan biaya tambahan seperti field study biasanya tidak dibiayai LPDP yaa, jadi jangan terlalu ambil resiko, just focus on your passion!

Kalau untuk proposal penelitian (bagi program doktoral) karena saya belum pernah membuatnya, jadi akan saya jelaskan generalnya seperti yang diminta di persyataran LPDP yaa. Susunannya jelas terdiri atas judul penelitian, latar belakang, statement of problem serta tujuan penelitian, kelogisan (rationale), metode dan desain penelitian, signifikansi atau manfaat penelitian, kesimpulan dan saran serta jangan lupa daftar pustaka.Untuk latar belakang, usahakan uraikan secara singkat topik isu yang ingin diteliti dan mengapa signifikan untuk diteliti.

Hasil gambar untuk proposal studi
blog.gokampus.com

Untuk statement of problem baiknya uraikan dahulu apa yang diketahui tentang isu tersebut dan mengapa masih perlu untuk diteliti, serta kalau bisa tunjukkan bahwa sudah ada solusi tetapi belum sepenuhnya dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. Untuk metode, baiknya jelaskan terlebih dahulu hipotesisnya kemudian model penelitiannya seperti apa yang sekiranya mendukung tujuan penelitian, serta jangan lupa untuk menjelaskan kontribusi teoritis dan praktis apabila ternyata hipotesisnya tidak terbukti.

Sedangkan mengenai signifikansi penelitian, uraikan dahulu data – data yang telah dikumpulkan, jelaskan bahwa metode yang dipilih adalah metode terbaik untuk mencapai tujuan penelitian, analisis dan hasil yang mendukung serta jangan lupa cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai prediksi penelitian akan selesai.

OK, demikian generally informationnya teman – teman, setelah ini inshaallah akan saya lanjutkan mengenai pengalaman pribadi serta tips trik yang kemarin saya lakukan di masing – masing seleksi. Bismillah, semoga bisa mendukung dan menjadi referensi buat teman – teman bagi yang ingin mendaftar di tahun selanjutnya yaa.

Buat yang mau diskusi boleh banget kok bisa kontak saya via email : titinprihantini4@gmail.com atau IG: @pryhantkielh, saya terbuka kalau untuk sharing – sharing dengan temen – temen, hehe.

2 Comments Add yours

  1. Terimakasih sudah insert link blog aku πŸ™‚

    Like

    1. Sama sama kak πŸ™‚

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s